Breaking

1000 Gitar Untuk Anak Indonesia

Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari-jemari tangan atau sebuah plektrum (alat petik gitar). Bunyinya dihasilkan dari senar-senar yang bergetar.
Berbicara mengenai gitar sama halnya dengan seorang mengras air laut dengan sebuah ember, tidak akan pernah habis. Bahkan setiap generasi mempunyai kesan tersendiri mengenai alat musik petik ini.
Jenisnya pun bermacam-macam. Seiring dengan perkembangan jaman gitar sudah bukan barang mewah lagi yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Bahkan di Indonesia di perempatan jalan pun kita melihat alat musik ini.

Rolling Stone Indonesia  memberikan “1000 Gitar Untuk Anak Indonesia”. Latar belakang kegiatan tersebut karena melihat betapa banyak masalah yang dihadapi Indonesia, maka muncul kekhawatiran akan besarnya potensi semakin banyak di antara masyarakat yang kehilangan semangat untuk memajukan negeri.
Dengan masalah-masalah seperti banyaknya anak putus sekolah, korupsi di berbagai level pemerintahan, intoleransi antar umat beragama dan konflik sosial antarmasyarakat, korban utama dari semua itu adalah anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa.
Namun musik sebagai bahasa yang universal selalu mampu memberikan semangat baru, kegembiraan baru, harapan baru kepada masa depan Indonesia di luar adanya perbedaan suku, ras, agama, dan status. Sejak awal berdirinya negeri ini, musik selalu berhasil menjalankan fungsi sebagai pemersatu. Ini membuat Rolling Stone Indonesia merasa bahwa kini saat yang tepat untuk sebuah gerakan bernama “1000 Gitar Untuk Anak Indonesia”.
Gerakan ini adalah kendaraan untuk melibatkan musik dan menaruh kebahagiaan di para anak kurang mampu di seluruh nusantara. Dan dukungan dari Anda adalah bensinnya. Mari letakkan senyum di wajah mereka, generasi masa depan yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
”Bayangkan dari 1000 anak yang akan mendapat gitar dari kegiatan amal ini nantinya akan menjadi musisi besar di Indonesia. Tentu saya akan senang melihat mereka nanti,” ujar Eet yang baru saja merilis album bertajuk Edan (2011) dibawah bendera Logiss Records.
”Ketika mendengar Gerakan 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia ini saya teringat jaman ketika pertama kali ingin bermain gitar dulu. Saya setuju dan mendukung gerakan mulia ini. Dengan pembagian gitar ini paling tidak bisa memicu dan memotivasi anak anak tak mampu ini untuk bermain musik dengan baik.”
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 gitaris  yaitu : Andra Ramadhan (Dewa 19 & Andra & The Backbone), Ridho & Abdee (Slank), Baron (Soulmate), Boris (The Flowers), Satrio (Alexa), Ovy (/rif), Dewa Budjana (Gigi), Irfan (Samsons), Cella (Kotak), Gugun (Gugun & Blues Shelter), Rama & Ariel (Nidji), Ernest & Edwin (Cokelat), Adrian Adioetomo, Stevie Item (Andra & The Backbone), Didit Saad (Plastik), Baim (The Dance Company) dan John Paul Ivan.
Sumber Rolling Stone Indonesia

No comments:

Post a Comment

loading...
loading...